Pemprov Sultra Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI

  • Bagikan

Kendari, sibernas.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Reses Masa Sidang III Tahun 2023 bersama rombongan, di Bandara Internasional Halu Oleo, Senin, (20/2/2023).

Rombongan Komisi IV DPR RI yang melakukan Kunker ke Kendari, yaitu H.M Salim Fakhry, Maria Lestari, Drs. Djarot Saiful Hidayat, Alien Mus, Ir. Dwita Ria Gunadi, Dr. H. Azikin Solthan, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin,  dan Muhammad Dhevy Bijak.

Kedatangan Anggota Komisi IV DPR RI ke Kota Kendari ini disambut hangat oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sultra Suharno. Pj Wali Kota Kendari juga turut menyambut bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sultra, Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Sultra, dan Perum Bulog Provinsi Sultra serta pejabat terkait.

Kemudian rombongan Komisi IV DPR itu melakukan Kunker ke PERUM Bulog Gudang GBB Punggaloba Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, untuk melihat langsung ketersediaan stok beras. Pada Kunker tersebut juga dilakukan diskusi dan tanya jawab mengenai upaya peningkatan produksi dalam rangkah menjaga pasokan beras dan komoditas pangan lainnya di Provinsi Sultra.

Dikesempatan itu, Direktur Keuangan Perum Bulog Bagya Mulyanto mengatakan, pada tahun 2022 Bulog dalam pengadaan beras dalam negeri sebesar kurang lebih 1 juta ton. Untuk, tahun 2023 dari internal menargetkan pengadaan 1,5 juta ton.

“Ketersediaan dan sebaran stock beras tahun 2023 stok secara Nasional berjumlah 459.975 ton. Perlakuan Intervasi Pasar yaitu dengan menjual langsung kepada pengencer, kemudian jumlah tersedia stok komoditas pangan lainnya yaitu tepung terigu sebanyak 435 ton, telur 46 ton, daging kerbau 408,02 ton, daging sapi 15 ton, gula pasir 9,839 ton, minyak goreng sebanyak 4.845 kilo liter,”ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi  IV DPR RI Salim Fakhry mengatakan, kunjungannya di Sultra ini merupakan salah satu tugas tiga kelompok, yaitu ada ke NTB, dan Jawa Tengah.

“Perum Bulog mempunyai peranan yang sangat penting, tanpa Bulog pangan Indonesia ini berbahaya,” bebernya.

Ditempat yang sama, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan, Kota Kendari terdiri dari 11 Kecamatan dan 5 Kelurahan.

Lanjutnya, Kota Kendari mempunyai keunikan, yaitu pertama, memiliki Teluk dengan nama Teluk Kendari, kedua memiliki area persawahan kurang lebih 400 ribu hektar ditengah kota, dan ketiga Kota Kendari juga memiliki  kawasan hutan Nanga-Nanga.

“Jadi saya berharap atas kunjungan Komisi IV DPR RI di Kota Kendari, dengan melihat potensi yang ada, mudah-mudahan atas hasil kunjungannya dapat memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor pertanian dan perikanan,”harapnya.

  • Bagikan