Dipusatkan di Konawe Utara, Rakor Percepatan Program Kanwil Kemenag Sultra Dibuka Bupati Ruksamin

  • Bagikan
Bupati Konawe Utara, Ruksamin

Konawe Utara, Sibernas.id – Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran dan Percepatan Program Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tenggara Tahun 2022 sekaligus Rapat Kerja Wilayah Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Prov. Sultra Tahun 2022 yang dipusatkan di Bumi Oheo, Kab. Konawe Utara resmi dibuka oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, didampingi Kakanwil Kemenag Prov. Sulawesi Tenggara, H Zainal Mustamin, diaula Konasara Kantor Bupati Kab. Konawe Utara, Sabtu (5/3/2022).

Turut hadir pada pembukaan dimaksud, Wakil Bupati Konut, H Abuhaera, Forkopimda, Pejabat Administrator lingkup Kanwil Kemenag Sultra, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sultra Muliawati Zainal, Kepala Kemenag Kab/kota se Sultra, Ketua, pengurus dan anggota DWP Kemenag se-Sultra, panitia penyelenggara serta peserta Rakor dan Rakerwil.

Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin mengatakan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Kemenag adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan.

“Kehadiran keluarga besar Kemenag Sultra bagi Ruksamin, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara,” kata Ruksamian.

Kakanwil kemenag Sultra, Zainal Mustamin, menyampaikan jika percepatan Reformasi Birokrasi melalui Gerakan Kemenag Sultra Bersahabat dengan bingkai 3B (Bersama, Bersatu, Bersaudara) menggerakkan dinamika dari 17 Kantor Kemenag kab/kota se Sultra, sekitar 750 Madrasah, 500 Pondok Pesantren, Pasraman, TPQ, Sekolah Minggu dan Majelis Taklim, 199 KUA, 299 Penghulu, 2500 Penyuluh Lintas Agama serta 70 ribu Guru dan Siswa Madrasah dan PAI juga sekolah, yang melayani 2,7 juta penduduk Sultra.

Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin

“Tidak ada sesuatu yang kebetulan. Dipilihnya Kab. Konawe Utara dalam penyelenggaraan dua kegiatan ini, karena Konawe Utara mendapat penghargaan terbaik kedua se Sultra dari Kementerian Keuangan melalui Dirjen Perbendaharaan, the best sebagai Kabupaten terbaik dari segi realisasi APBD Tahun 2021. Kita ingin berdiskusi bagaimana mengelola anggaran yang baik,” sebut Kakanwil.

Kedua, lima tahun terakhir Konut memperoleh opini WTP dan tanpa catatan dari BPK RI. Karena itu, Kakanwil meminta kesediaan Bupati untuk membagi pengalamannya sehingga bisa mencapai penghargaan tersebut. Kakanwil juga mengapresiasi langkah Ruksamin dalam mewakafkan sejumlah tanah untuk pendirian Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan serta sekolah agama.

Kakanwil berharap, lembaga pendidikan agama di Kab. Konawe Utara bisa bertambah dari waktu ke waktu. Bahkan telah berdiri tiga pondok pesantren di Kabupaten yang baru berusia 15 tahun tersebut.

“Urgensi pendidikan agama yang dibelajarkan secara terstruktur berdasarkan kurikulum di bawah pembinaan Kemenag akan memiliki cara belajar, cara pandang dan cara berindak yang moderat, tidak ekstrim berlebihan dalam cara beragama dan menghasilkan anak-anak yang memiliki pikiran dan tindakan yang moderat,” jelasnya.

Jika tidak moderat, maka akan menghasilkan generasi yang ekstrim dan rentan dengan tindakan serta perilaku negatif dan bertentangan dengan nilai agama. Karena itu, eksistensi sekolah agama yang mengajarkan kecintaan kepada Tuhan dan kepada tanah air, harus ditumbuhkan melalui lembaga pendidikan baik formal maupun nonformal untuk menjadi area penanaman nilai-nilai keberagamaan.

“Maka jagalah negara yang menjadi warisan para leluhur ini dengan nilai-nilai agama yang diajarkan secara moderat, yang mencintai Tuhan dan mencintai tanah airnya,” tandasnya.

Pembukaan Rapat Koordinasi ini, dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaaan kepada Satuan Kerja sebagai Pengelola APBN dengan Capaian Nilai Kinerja dan Realisasi Anggaran Terbaik pada bulan Januari dan Februari 2022 Kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe Kepulauan dan MTsN Negeri 3 Konawe Selatan.

  • Bagikan