Untuk Korban COVID-19, Kakanwil Kemenag Sultra dan Tokoh Agama ikut Hening Cipta Indonesia

  • Bagikan
doa
kepala Kanwil Kemenag SUltra, Fesal Musaad, bersama tokoh agama ikut hening cipta Indonesia untuk para korban covid-19, bertempat di Aula kemenag Sultra, Sabtu.

Kendari, Sibernas.id – Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, Fesal Musaad bersama Tokoh Agama, ikut dalam Hening Cipta Indonesia, untuk ribuan masyarakat Indonesia meninggal karena pandemi COVID-19.

Dalam suasana Khidmat, Kakanwil didampingi para Tokoh Agama baik dari Islam, Hindu, Kristen, Katolik dan Budha, memimpin jalannya Hening Cipta Indonesia ini tepat pada pukul 11.07 wita, bertempat diaula Kanwil Kemenag Sultra, Sabtu, (10/7).

Hening Cipta Indonesia ini dilakukan sesuai dengan imbauan Menteri Agama, Yaqut Cholil Coumas, dalam rangka mendoakan para tenaga kesehatan (nakes), relawan, masyarakat dan semua yang telah mendahului kita akibat pandemi Covid-19.

Dijadwalkan, esok pada hari Minggu, 11 Juli 2021, Kakanwil bersama jajaran dan tokoh agama akan mengikuti kegiatan #PrayFromHome yang akan dihadiri Presiden, Wapres, seluruh K/L, TNI/Polri, dan Masyarakat pada jam 10.00 WIB, (Waktu tentatif).

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan hal terbaik bagi yang wafat karena pandemi Covid-19. Ajakan ini dikemas dalam momentum Hening Cipta Indonesia yang akan digelar serentak pada Sabtu, 10 Juli 2021 pukul 10.07 WIB selama 60 detik.

“Pada hari Sabtu, 10 Juli 2021, jam 10.07 WIB, mari kita heningkan cipta selama 60 detik. Hentikan sejenak segala aktivitas, mendoakan yang terbaik untuk para nakes, relawan, masyarakat dan semua yang telah mendahului kita,” ajak Menag di Jakarta, Jumat (9/7/2021).

Mengheningkan cipta dilakukan dengan berdiam diri, merenung, berdoa, mengenang mereka yang telah gugur. Mengheningkan cipta juga menjadi bentuk penghormatan kepada mereka yang telah wafat.

Menag berharap Hening Cipta Indonesia ini dapat menumbuhkan kekuatan solidaritas bersama untuk bersinergi dan gotong royong dalam menghadapi pandemi. Hening Cipta Indonesia juga diharapkan memberikan kesadaran tentang betapa pentingnya nikmat kesehatan sehingga harus dijaga dengan baik.

Selain mendoakan mereka yang telah meninggal karena pandemi, Menag juga mengajak umat berdoa bagi keselamatan bangsa.

“Mari seluruh rakyat Indonesia, kita heningkan cipta bersama, melangitkan doa, agar pandemi covid-19 segera sirna. Dan mari kita selalu #PrayFromHome, berdoa dari rumah di tengah kita Work From Home, bekerja dari rumah,” harap pria yang akrab disapa Gus Yaqut

“Sekali lagi saya mengajak seluruh rakyat Indonesia hening cipta selama 60 detik pada Sabtu 10 Juli 2021 jam 10.07. Mari doakan mereka yang sudah wafat dan doakan pandemi segera berakhir. Dari rumah kita semua berdoa untuk Indonesia sehat,” tandasnya.

  • Bagikan