Dirut PIP Pusat Kunker di Konawe Selatan, Dirangkai Penyaluran Kredit UMKM

  • Bagikan
BUpati KOnsel, Surunuddin terima kunjungan kerja Dirut PIP Pusat, Kamis.

Konawe Selatan, Sibernas.id – Direktur Utama (Dirut) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah SH M.Si, mel;akukan kunjungan kerja di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang diterima langsung oleh Bupati Konawe Selatan (Konsel) H Surunuddin Dangga ST MM didampingi Sekretaris Daerah Ir Drs H Sjarif Sajang M.Si, Kamis (28/10).

Kunjungannya dalam rangka Sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Auditorium Lt III Kantor Bupati tersebut dihadiri Kepala OJK Sultra Arjaya Dwi Raya, Plt Kanwil DJPb Sultra Joko Pramono, Pimpinan Cabang Permodalan Niaga Mandiri (PNM) Kendari Salim, para Pimpinan OPD dan para pelaku usaha mikro.

Dalam sambutannya, Dirut PIP Ririn Kadariyah mengatakan bahwa kunjungannya ke Konsel bagian dari nostalgia baginya, karena sebelum ditunjuk jadi pimpinan di PIP dirinya pernah bertugas selaku Kepala DJPb Sultra, sehingga daerah Konsel tidak asing baginya.

Dikatakannya, mayoritas dalam pengembangan usaha bagi pelaku usaha kecil terkendala permodalan, keterampilan, kualitas dan pemasaran.

Olehnya PIP mencari solusi pemecahan permasalahan para wirausahawan, salah satunya membangun sinergi bersama Pemerintah Daerah dengan menggandeng Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) melalui skema pembiayaan lunak dan tanpa jaminan.”Namun tidak cukup didorong dari sisi permodalan, tetapi dilakukan pendampingan, pemasaran dan pelatihan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Nah, sosialisasi ini bagian dari program tersebut.”imbuhnya

Dalam menyalurkan pembiayaan bersama LKBB, terangnya, hingga cut off September 2021 jumlah nasabah sebanyak -/+ 5 juta dan nilai 16 Triliun se-Indonesia, khusus di Sultra ada 18 ribu debitur dan nilai 71 Milyar.

 

 

Untuk wilayah Konawe Selatan terdapat 10.326 nasabah dengan jumlah kredit terealisasi senilai -/+ Rp52 milyar

Untuk itu, ia berharap hal itu bisa menjadi support pengembangan pelaku usaha di Konsel. Dan kerjasama yang sejak februari terbangun bersama Pemda setempat lebih ditingkatkan.”Termasuk bantuan pemasaran hasil produksi melalui platform berbasis website yang tersedia, dengan harapan masyarakat luas bisa melihat dan menggunakan produk tersebut yang tentunya meningkatkan penghasilan para wirausahawan,”tukasnya.

Sementara Bupati Surunuddin mengatakan kerjasama yang terbangun dengan PIP hanya semata-mata membantu pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya.”Yang rata-rata terkendala terbatasnya permodalan dan minimnya akses ke perbankan akibat tidak adanya jaminan kredit sebagai syarat pembiayaan,”jelasnya

“Sehingga kita menginisiasi sinergi ini bersama PIP dan Permodalan Nasional Madani (PNM) demi mendorong pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para wirausahawan,”ungkapnya

Kedepan, dirinya berharap bukan hanya menyasar dibidang usaha warung makan, salon, penjahit pedagang kecil namun juga bagi masyarakat usaha dibidang pertanian, perkebunan dan nelayan.”Termasuk penyediaan sarana internet menuju Konsel Desa Digital. Juga bagian dari upaya kemudahan pemasaran hasil produksi masyarakat secara online, sekaligus implementasi kebijakan kita dari hulu ke hilir,”terangnya.

 

 

Menutup penyampaiannya, demi kelancaran proses kerjasama, Bupati Konsel dua periode ini memerintahkan OPD agar saling berkoordinasi, termasuk pengawasan dan merekomendasikan usahawan yang layak mendapat bantuan.

Juga meminta masyarakat usaha agar menjaga kepercayaan yang diberikan oleh lembaga keuangan dalam hal kelancaran pembayaran agar plafon kret bisa dinaikkan.”Biar bisa lebih tinggi lagi angka pembiayaannya. Mari jaga kepercayaan. Saya siap jadi avalis bagi masyarakat kapanpun dibutuhkan, sekaligus berharap sinergitas terus terbangun, dimaknai dan dikelola sebaik-baiknya oleh kita semua demi memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.

Dikesempatan itu secara simbolis Dirut PIP Ririn menyerahkan pencairan pembiayaan kredit UMi kepada 10 orang yang tergabung dalam satu kelompok usaha sebesar Rp50 juta. Acara juga diselingi dengan pemberian plakat oleh Bupati ke Dirut PIP, dan plakat PNM ke Bupati Surunuddin. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi manajemen kewirausahaan bagi para pelaku usaha yang mendapatkan pembiayaan.

Selanjutnya bersama Bupati Surunuddin, Dirut PIP Ririn Kadariyah bertolak ke Desa Amotowo Kecamatan Landono meninjau produksi Kopi Tolaki dan ke Desa Koronua Kecamatan Sabulakoa melihat langsung produksi selai nanas.

 

  • Bagikan