Kendari, sibernas.id – Pemerintah Kota Kendari menyelenggarakan kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (PRO ASN) yang berlangsung pada 17 hingga 20 November 2025 di SMPN 5 Kendari. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan yang hadir mewakili Wali Kota Kendari, dan turut dihadiri Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, pejabat administrator, serta perwakilan BKN Regional IV Makassar. Senin (17/11/2025)
Dalam sambutannya, Sekda Kendari Amir Hasan menegaskan bahwa Profiling ASN merupakan bagian penting dari penerapan sistem merit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah perlu memastikan pengelolaan SDM aparatur dilakukan secara objektif, terukur, dan sesuai kompetensi agar pembinaan karier ASN berjalan profesional.
“Profiling ini menjadi langkah strategis untuk mendapatkan data kompetensi dan potensi ASN yang benar-benar akurat,” ujarnya.

Sekda juga mengajak seluruh peserta mengikuti proses uji kompetensi dengan sungguh-sungguh, karena hasil kegiatan akan menjadi dasar pemetaan potensi ASN serta kebutuhan peningkatan kapasitas ke depan.
Kegiatan Profiling ASN diikuti oleh 678 aparatur dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti sejumlah rangkaian tes untuk memotret kemampuan dan karakteristik ASN secara menyeluruh. Tes tersebut meliputi tes kompetensi teknis, yang mengukur pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang tugas; tes kompetensi manajerial, yang menilai kemampuan memimpin, mengelola pekerjaan, dan mengambil keputusan; serta tes kompetensi sosial kultural, yang mengukur kepekaan terhadap keberagaman dan kemampuan bekerja sama dalam lingkungan kerja yang heterogen. Selain itu, peserta juga menjalani asesmen potensi untuk melihat pola pikir, kepribadian, dan kapasitas pengembangan diri.
Melalui kombinasi tes tersebut, pemerintah memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai profil masing-masing ASN sehingga dapat mendukung penguatan manajemen talenta dan peningkatan kualitas pelayanan publik.













