Kendari, sibernas.id – Untuk menjamin pelaksanaan tugas-tugas menjadi lebih baik, maka ada tiga pendekatan yang harus dilakukan. Tiga pendekatan ini yakni Pendekatan Ilahiah, endekatan Akal dan Pendekatan Hati.
Demikian disampaikan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sultra, H. Mansur, S.Pd., MA, saat memberikan pembinaan kepada ASN Kemenag Sultra dalam rangkaian kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk keselamatan Bangsa dan Negara, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini diikuti ASN Kanwil Kemenag Sultra, ASN pada 17 Kemenag Kab/Kota se Sultra, Madrasah, KUA, Pondok Pesantren dan Penyuluh Agama Islam se Prov. Sultra secara daring dan luring.
Pendekatan Ilahiah, kata Mansur, menjadi penting agar seseorang memahami bahwa tugas yang dilaksanakan senantiasa dalam pengawasan Allah SWT. Dengan begitu, seseorang akan menyadari tanggungjawabnya dalam melaksanakan setiap pekerjaan.
“Zikir ini penting untuk mulai menata hati kita dengan kita bekerja, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setelah mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita masuk ke ruang-ruang kerja kita maka itulah yang dimaksud dengan pendekatan akal,” jelas Mansur.
Pendekatan akal ini, lanjut Mansur, menyangkut dua hal yakni profesionalisme dan inovasi. Inovasi adalah bagaimana melakukan pekerjaan dari tidak baik menjadi baik, dari tidak produktif menjadi produktif, dan dari kurang maju menjadi lebih maju.
“Sedangkan profesionalisme, itulah yang disebut sebagai bekerja secara sempurna. Jika kita bekerja asal-asalan dan tidak produktif, maka kita akan diremehkan oleh orang. Teori tidaklah bermanfaat tanpa ada tindakan nyata. Maka, perbuatan itu lebih utama daripada perkataan,” tegas Mansur.
Sementara itu, pendekatan hati adalah melakukan pekerjaan tanpa harus diliat oleh orang lain.
Mansur menyebut, jika seseorang tidak melakukan pekerjaan dengan tiga hal itu, maka perlu dilakukan evaluasi yang akan melahirkan reward dan punishment. Sebab, jika kemampuan kinerja ASN bagus, maka akan menunjang kinerja organisasi, tapi jika kemampuan kinerja ASN rendah maka kemampuan kinerja organisasi ikut rendah.
“Untuk itu, berkerjalah dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga Kemenag Sultra akan lebih baik dan lebih maju lagi,” tandasnya.













