BKKBN Sultra bersama DPPKB Kota Kendari Gelar Acara Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB-KR di Wilayah Khusus

  • Bagikan

Kendari, sibernas.id – Dalam rangka meningkatkan akses pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KR), Perwakilan BKKBN Provinsi Sultra bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kendari melaksanakan pertemuan Fasilitasi Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB-KR di Wilayah Khusus Tahun 2025 di Kota Kendari.

Pertemuan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis 22 Mei 2025 di pelataran Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari. Pada pertemuan tersebut dibuka langsung Wakil Walikota Kendari Sudirman.

Dalam paparan materinya Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menekankan peran Keluarga Berencana dalam penaggulangan risiko stunting dan strategi pelaksanaan Keluarga Berencana dilapangan baik yang dilakukan oleh petugas lapangan dan kader juga penting dilakukan kolaborasi dengan lintas sektor terkait.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sultra Drs. Asmar, M.Si dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan dimaksud mengharapkan peran semua pihak dalam penanggulangan risiko stunting dengan turut serta menjadi orang tua asuh yang merupakan salah satu Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING sebagai upaya nyata dalam pencegahan stunting khususnya di Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara secara Keseluruhan.

Sebagai peserta pertemuan intensifikasi dan integrasi pelayanan KB-KR antara lain Camat Kendari Barat, para Lurah se-Kecamatan Kendari Barat, perwakilan dari TNI/Polri, OPD KB Kota Kendari, tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, IBI, TP-PKK, para Kepala UPT KB, PKB/PLKB, serta Kader KB Kota Kendari, dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 100 orang.

Pada kegiatan ini juga turut menghadirkan para Narasumber yang berkompeten dibidangnya yakni Prof. Dr. dr. Juminten Saimin, M.Bio.Et, SpOG (K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo yang memaparkan materi Pelayanan Kontrasepsi Metode Operasi wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP), serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Sultra Hj. Misnawati Tombili, S.Sit, MPH dengan materi Peran Bidan dalam Meningkatkan Akses Kesehatan Reproduksi, yang dimoderatori Kepala Dinas PPKB Kota Kendari.

Rangkaian pertemuan ini juga dilaksanakan pelayanan KB tepat dilokasi kegiatan Puskesmas Benu-Benua dan juga dalam Mobil Yunit Pelayanan KB dengan jumlah akseptor KB sebanyak 100 pasangan usia subur dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Implan, IUD dan juga Suntikan KB.

Penulis: Bahtiar/Mustakim

  • Bagikan